Saat belajar di bangku perkuliahan di Jurusan Teknik Kimia, mahasiswa dituntut untuk dapat menguasai teori perkuliahan, praktikum, dan satu hal lagi penguasaan software teknik kimia. Di era teknologi sekarang, lulusan sarjana teknik yang akan terjun di bidang Industri Teknik Kimia harus mampu memahami konsep persoalan-persoalan teknik kimia dengan bantuan simulasi proses melalui software. Tujuan software tersebut adalah membantu penyelesaian persoalan teknik kimia di industri secara lebih efektif dan efisien.

Software (program) berisi instruksi atau perintah yang ingin kita jalankan pada komputer. Dalam aplikasi teknik kimia software merupakan suatu alat bantu (tool) untuk menghitung neraca massa dan energi dengan menggunakan deretan model-model matematika dalam suatu flowsheet yang terintegrasi. Tiap model matematika akan menerangkan fungsi yang spesifik, yaitu kinerja dari unit operasi dan hubungan antara unitoperasi. Ada beberapa kategori penting pada software, yaitu operating system, application software, dan user

Lalu, apa saja kiranya software-software yang diperlukan dalam lulusan teknik kimia? terutama dalam penyelesaian tugas akhir: “Perancangan Pabrik Kimia” yang sering dirasakan sebagai beban yang menakutkan. Mari kita pelajari:

Diambil dari sumber: Academia.edu

Operating System

Beberapa software, seperti operating system (Windows dan Linux), biasanya didapatkan bersamaan saat membeli
 hardware (perangkat keras). Operating system menyediakan hubungan permukaan antara anda (user) dan hardware dengan menyediakan kenyamanan dan efisinsi lingkungan sistem dimana user dapat memilih dan mengeksekusi software pada sistem anda. Sebuah komputer dapat menggunakan operating system
 yang berbeda, maka anda harus memperhatikan operating system yang disarankan pada Ms. Excel, MatLab dan HYSYS.
Berikut adalah kegunaan software simulasi proses :
  • Melakukan perhitungan neraca massa dan energi dari suatu proses baik kondisi tunak (steady state) maupun dinamik (unsteady state)
  • Memprediksi efek-efek perubahan input proses (T,P,F) terhadap output proses (production rate, purity, etc.)
  • Mengoptimasi suatu proses secara lebih cepat
  • Sebagai alat bantu untuk lebih memahami tentang proses yang terjadi dalam sebuah pabrik (plant)

Walaupun keberadaan simulator proses dianggap sangat handal dalam membantu penyelesaian permasalahan permasalahan kompleks, tetapi tidak akan efektif, jika para pengguna (user) tidak mempunyai pengetahuan yang cukup tentang sistem proses dan prosedur penyelesaiannya. Untuk menyelesaikan permasalahan dengan simulator proses, kita akan dihadapkan pada berbagai kondisi dan berbagai pilihan yang harus diambil, misal kondisi proses, pemilihan model termodinamika dan kinetika, estimasi awal perhitungan, dan pemilihan spesifikasi unit operasi. 

Beberapa software dan simulator yang akan dijelaskan antara lain: Visual Basic for Application Excel, Matlab, dan HYSYS dipaparkan sebagai berikut.

Visual Basic for Application Excel 

Ms.Excel merupakan salah satu aplikasi spreadsheet yang paling populer dalam lingkungapemakai windows. Pemakai dari berbagai profesi menggunakan Ms.Excel untuk berbagai keperluan, utamanya, misalnya untuk mengerjakan tugas-tugas perkantoran. Akhir-akhir ini telah banyak pemakai yang berasal dari bidang teknik kimia yang mulai menggunakan Ms.Excel. Aplikasi yang berisi perhitungan yang cukup rumit dapat dibangun dalam Ms.Excel dengan menggunakan fasilitas fungsi built-in Ms.Excel, Macro dan aplikasi pemrograman berbahasa BASIC dengan menggunakan Visual Basic for Application (VBA). Permasalahan dalam teknik kimia yangmelibatkan trial dan error, analisis data, analisa numeris, optimasi, dan perancangan pabrik kimia dapat diselesaikan dengan VBA Excel.
Software Teknik Kimia diambil dari https://cdn.ablebits.com/_img-blog/excel-visual-basic-for-applications/add-vba-code.png

MatLab

MatLab adalah singkatan dari Matrix Laboratory, dan merupakan sebuah software yang mengintegrasikan analisa numerik, komputasi matriks, dan grafik dalam suatu lingkungan yang mudah digunakan dimana masalah dan solusinya ditulis sesuai dengan persamaan matematisnya. MatLab merupakan salah satu software yang handal dalam membantu penyelesaian numerik dari sistem linear dan tak-linear. MatLab telah menyediakan subrutin numerik yang dapat digunakan dengan leluasa dalam menyelesaikan masalah-masalah komputasi proses. Beberapa contoh persamaan tak-linear dalam proses kimia antara lain: persamaan laju reaksi,persamaan laju alir volumetrik cairan keluar tangki, dan persamaan termodinamika. Persamaan-persamaantak-linear tersebut sering dijumpai di bidang kajian kinetika dan katalis, reaktor, termodinamika, dinamika proses, dan pengendalian proses. Subrutin dalam bentuk m-file dapat digunakan secara leluasa untuk membuat suatu algoritma program penyelesaian sistem persamaan yang muncul. Bahkan MatLab juga telah menyediakan fungsi-fungsi bawaan seperti ode, fzero, roots, dan lain lain. Selain itu, MatLab jugamenyediakan paket simulink yang dapat membantu para pengguna untuk menyelesaikan masalah khususnya di bidang dinamika dan pengendalian proses. Dengan simulink, pengguna dapat merancang sistempengendalian proses dan mensimulasikannya, sehingga diperoleh profil (response) dari variabel-variabel proses.
Software Teknik Kimia Matlab diambil dari https://i.ytimg.com/vi/1aoxuRKAiTA/maxresdefault.jpg

HYSYS

HYSYS adalah salah satu simulator  yang dapat digunakan untuk mensimulasikan unit proses dan atau gabungan unit-unit proses pada kondisi tunak dan dinamis. HYSYS dapat melakukan perhitungan neraca massa dan neraca panas suatu proses. HYSYS merupakan sebuah program yang bersifat Object Oriented Program (OOP) yaitu pemrograman berorientasi obyek. Pemrograman OOP banyak digunakan untuk membuat aplikasi-aplikasi yang bekerja dalam lingkungan sistem operasi Windows. HYSYS berbeda dengan software-software diatas karena HYSYS adalah sebuah simulator khususnya di bidang teknik kimia yang bertujuan memudahkan para pengguna dalam merancang atau mensimulasikan sebuah pabrik kimia. Di dalam HYSYS tersimpan data fisik seperti: densitas, viskositas, panas jenis, dll untuk beberapa komponen hidrokarbon maupun non-hidrokarbon. Beberapa model termodinamika tersedia di dalam fluid  package pada simulation basis manager (SBM). Secara garis besar model termodinamika dalam HYSYSdikelompokkan ke dalam lima bagian, yaitu: (1) Equation of State (EOS) Models, (2) Activity Models, (3) Chao-Seader Models, (4) Vapor Pressure Models, dan (5) Miscellaneous (special application) Types. Jika sistem proses yang akan disimulasikan mempunyai reaksi untuk mengubah material menjadi produk tertentu, maka jenis reaksi harus ditentukan melalui SBM. Jenis-jenis reaksi yang tersedia di dalam HYSYS adalah (1) Conversion, (2) Equilibrium, (3) Heterogeneous Catalytic, (4) Kinetic, dan (5) Simple Rate.

Software Teknik Kimia Hysis diambil dari http://1.bp.blogspot.com/_eAYaRVYDjO4/TNzR4sKsD6I/AAAAAAAAAUQ/28al8mpEvhc/s1600/H.gif

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here