Beranggotakan lima orang Doni Syamsuddin (2016), Manuela, Muh. Afif, Ahmad Aji (2017) dan Fatah (2018), bisnis clothing dengan brand “San-san” didirikan di kampus IST AKPRIND Yogyakarta. Mereka merintis usaha tersebut berawal dari pembuatan proposal Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) yang lolos dan didanai oleh Kemenristekdikti tahun 2019.

Ide bisnis clothing tentunya sudah marak di Kota Yogyakarta. Akan tetapi, bisnis mereka memiliki keunikan dengan adanya kampanye kemanusiaan untuk peduli terhadap “Kaum disabilitas.” Sejak akhir Maret hingga Juli ini, mereka berlima didampingi Dewi Wahyuningtyas sebagai pembimbingnya telah memproduksi kaos dan gantungan kunci dengan desain original. Keunikan tidak hanya dari kaos, tetapi dari misi mulia bisnis mereka dimana sebagian hasil penjualannya disumbangkan ke lembaga sosial yang menangani kaum disabilitas. Adapun desain kaos yang telah diproduksi seperti terlihat pada gambar berikut.

Produk Kaos Sansan yang berwarna hitam
Produk kaos Sansan yang berwarna putih

Pada Sabtu (13/7), kelima mahasiswa tersebut telah menyumbangkan sebagian hasilnya kepada Yayasan Sayap Ibu (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak/ Panti Sosial Anak Cacat Ganda) di daerah Kalasan, Sleman. Jurusan sangat mengapresiasi usaha San-san tersebut karena bisnis tidak hanya sekedar profit oriented melainkan juga untuk berbagi ke orang lain terutama kaum minoritas yang terdiskriminasi.

Pemberian sebagian produk kepada Lembaga Kemanusiaan
Foto bersama Tim Sansan dengan pengurus Lembaga Sosial
Pemberian donasi tim Sansan oleh Manuela (kiri) ke pengurus Lembaga Sosial Kemanusiaan

So, bagi kalian yang tertarik membeli kaos San-san, kalian juga telah berpartisipasi dengan misi sosial bisnis tersebut yaitu “peduli dan berbagi terhadap kaum disabilitas.” Info pemesanan bisa cek poster yang tertera di gambar atas. (dw)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here